Berita smartphone - Beberapa bulan lalu, BlackBerry telah mengumumkan tak lagi menggarap
ponsel secara mandiri. Perusahaan asal Kanada itu memilih untuk bekerja
sama dengan perusahaan manufaktur lain untuk menggarapnya.
Salah satu perusahaan yang telah menjalin kerja sama
tersebut adalah TCL. Berdasarkan laporan terbaru, BlackBerry mengumumkan kerja
sama dengan TCL untuk produk yang dirilis secara global.
Dikutip dari Tech
Crunch, Minggu (18/12/2016), sebagian pihak merasa kerja sama ini
masuk akal, mengingat TCL dalam beberapa tahun terakhir memiliki hubungan yang
dekat dengan BlackBerry.
Perusahaan asal Tiongkok itu dipercaya menjadi
manufaktur untuk dua ponsel BlackBerry terbaru yakni DTEK50 dan DTEK60.
Lewat kesepakatan ini, TCL akan membuat dan mendistribusikan
perangkat BlackBery secara global, sedangkan BlackBerry akan mengurus bagian
aplikasi, fitur keamanan, dan dukungan konsumen. Model kerja sama ini kali
pertama dilakukan oleh BlackBerry.
Namun kerja sama ini tak berlaku untuk Sri Lanka, Nepal,
Bangladesh, dan Indonesia karena perusahaan dari negara-negara tersebut
telah menjalin kerja sama lebih dulu dengan BlackBerry.
Adapun di
Indonesia, BlackBerry telah mengumumkan perjanjian usaha
bersama ataujoint venture yang baru terbentuk, PT BB Merah Putih.
Joint venture ini dipimpin oleh PT Tiphone Mobile
Indonesia Tbk, salah satu perusahaan telekomunikasi dengan jaringan distribusi
terluas di Indonesia.
Sebagai informasi, BlackBerry memamg telah memastikan tak
akan menggarap ponsel lagi pada September tahun ini.
Perusahaan tersebut
akan memberlakukan sistem outsource, yang memungkinkan perusahaan rekanan
untuk mengembangkan produknya sendiri baik dengan lisensi software maupun
layanannya
Buat anda penggemar permainan online segera bergabung dan tersedia juga bonus yang berlimpah.
(AZS)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar